Minggu, 06 Mei 2012

Pintu waktu kemana saja (Refleksi pencerahan)

Aku bilang "aku gag pantas menyandang jabatan ini"
Warna coklat itu bagus banget padahal aku suka warna pink
Bukan cerdas tapi merasa aku tuh sederhana aja
Diam padahal dalam otak banyak pertanyaan
Gag mungkin aku bisa ke Amerika bahasa inggris aja acakadul
Nilai 80 itu bagus....tapi bukan yang terbaik
Cantik? Kayakna banyak orang yang lebih cantik deh....
Kuat kuat bisa kog padahal nglakuin aja udah jatuh bangun

Terkadang hidup ini penuh kepalsuan dan sandiwara. Ketika bilang Hijau padahal sebenarnya pilih Merah. Entah kenapa rasa tidak percaya diri, rasa takut bahkan merasa bukan luar biasa itu udah biasa banget datang dan pergi di dalam hidup ini. Yahhhh...ini hidupku bukan hidupmu, aku yang jalani hidupku bukan kamu. Tetapi perkataanmu, pengalaman seseorang bahkan model kehidupan seseorang bener-bener bisa menginspirasi hidup ini untuk menjalani kehidupan yang lebih berkualitas. 

Entah ada angin apa, serasa aku kembali ke masa-masa dulu yang terekam banget dalam pikiranku. Seorang gadis yang tak tahu menahu apapun. Merasa ini bidang saya, ini kesukaan saya. Dengan mantap dan lantang disini saya bisa jadi orang yang lebih dibanding saya tidak ada disini. Entah kesambet atau apa bisa ngomong kayak gitu. Tapi hari demi hari rasanya benar-benar "berbeda" dan menoleh ke belakang " aku tuh sok-sokan banget dulu ngomong kayak gitu gila banget " berjalan waktu yaudahlah pilihan kayak gini udah dipilih mau gimana lagi? toh, waktu gag bisa diputar. Hari itu komitmen muncul dan tekat sudah bulat. Doa dan usaha bahkan gag sengaja tangis juga keluar. Subhanallah, allah mendengar doaku selama ini. Yahhh aku bisa tunjukin ke orang kog, aku juga bisa jadi orang yang terbaik buat aku dan bahkan aku liat wajah bahagia orangtua yang bener-bener menyentuh hatiku. Iyaaa.... aku ini aku #sempat gag nyangka. Aku gag peduli kata orang apa, tapi saat itu aku benar-benar "Bangga" jadi diriku sendiri.

Tadii,,, aku melihat semangat adik-adik yang benar2 menginspirasi aku, kenapa aku tidak jadi seperti yang dulu? punya sejuta ide yang bahkan ide gila yang gag mungkin terwujudkan? Melihat mereka memamerkan ide mereka satu persatu. Mencermati dan memahami masukan yang ditujukan pada mereka. Membuatku sadar kenapa sih gag semangat lagi? Malu donnk sama adik2 yang bahkan lebih semangat dibandingkan aku. Kenapa gag yakin sama kemampuan kita sendiri kalo sebenarnya bisa kog meraih itu semua. Bukankah aku udah pernah mengalaminya? Satu quote yang masih teringat di acara tadi pagi. Biarlah label hanya sekedar label aja kog, yang penting bisa jadi orang yang luar biasa di balik label tersebut.


" Kita memang bukan sekolah di tempat yang berlabel bagus dibanding sekolah lainnya, tapi kenapa kita gag jadi orang yang luar biasa? Sekolah boleh biasa tapi aku adalah orang yang luar biasa. Kita punya sesuatu yang tidak dimiliki orang lain"

Sabtu, 05 Mei 2012

Pelajaran Berharga dibalik senyum mu:)

Aku binggung, bahkan sempat gag tau mau ngomong apa-apa. Rasanya perih , tapi ini kenyataannya. Mungkin lebih perih melihat sahabat kita berjuang sendiri untuk hidupnya. Berjuang untuk orang lain, bahkan sampai tidak memperhatikan dirinya sendiri. Seharusnya pertama kali yang aku ucapkan "ya allah seharusnya aku gimana?" gimana dan apa yang harus aku lakukan? Kehidupan ini memang gag semuanya seperti yang kita inginkan, tapi dari situ kita mulai tumbuh dewasa dan berpikir untuk memaknai kehidupan ini lebih baik.

Aku mulai belajar dari pribadinya, belajar dari sikapnya menjalani hidup ini. Bahwa apa yang telah kita punya sekarang ini seharusnya selalui untuk disyukuri. Tuhan akan memberikan yang lebih ketika kita bisa menerima dan mensyukuri apa yang kita punya. Meskipun yang kita punya hanya sedikit dan mungkin dirasa kurang. Memiliki sahabat seperti dirimu adalah kebahagiaan dan kebanggan besar buat aku. Kamu adalah orang yang kuat, wanita yang tidak pernah kenal lelah dan wanita yang menginspirasiku.

" Pribadimu, sikapmu, dan ketulusan hatimu sebagai sahabat adalah hal yang membanggakan"



Sabtu, 14 April 2012

Sekali-kali butuh ke- ekstreman


Biru langit dipenuhi gumpalan awan putih yang senantiasa menemani perjalanan kami menuju suatu pantai di daerah selatan Yogyakarta tepatnya ke daerah pantai depok. Sesampai disana ternyata pantainya sepi dan kotor. Aku dan teman-teman merasa tertantang untuk mecari pantai yang lain dengan pasir putih bukan pasir hitam. Salah satu temanku memberikan ide untuk pergi ke daerah gunungkidul yang terkenal dengan pantai yang exotic yang katanya gag kalah sama pantai yang ada di pulau bali. Kita bergegas berangkat menuju gunung kidul dengan motor. Kita bertiga melewati jalanan untuk menuju pantai yang benar-benar kita inginkan.
Dalm perjalanan, aku agak tertantang dan mulai takut dengan perjalanan ini. Di kanan-kiri perjalanan  ada panglat yang bertuliskan “Hati-hati rawan kecelakaan” dan sering terjadi kecelakaan di daerah tersebut. Aku bener-bener shock banget liat jalanan naik turun bahkan aku sendiri yang mengendarai motor ketika perjalanan menuju pantai. Kalau aku bilang jalanan itu bagaikan kita naik rooler cooster benar-benar menguji adrenalin. Perjalanan kami tempuh kurang lebih 2,5 jam, semakin mendekati pantai semakin menantang perjalanan menuju kesana. Jalan berkelok-kelok , sepi dan kanan kiri dipenuhi sawah. Saking hebohnya aku dan temanku yang berboncengan teriak-teriak bagaikan naik wahana rooler cooster “huwa…..” sesekali kita berteriak karena jalannya benar-benar mengerikan.
Sesampai di pantai yang bernama “pantai siung” semuanya seakan terbayarkan. Pasir putih terhampar luas, tebing-tebing tinggi , karang dan langit biru. Saat itu terik matahari benar-benar panas-panasnya tapi tidak menghentikan langkahku untuk bermain air dan pasir di pantai tersebut. Bermain ombak, berbasah-basahan, dan berlari-lari di hamparan pasir putih. Perjalanan yang mengerikan yang akau lalui menuju pantai itu adalah tantangan yang harus dibayar untuk mendapatkan keindahan alam yang memukau seperti itu.
Tak puas dengan pantai suing kita mencoba pantai sundak yang jaraknya kurang lebih 10km dari pantai suing. Tetapi tetap kita harus menempuh jalanan yang berkelok-kelok. Sesampai di pantai sundak di antara siang hari dan sore hari tepat jam 15.00 sore. Matahari tidak terlalu menyengat tubuh kita. Kita tiduran di atas hamparan pasir sambil memandang langit dan merasakan angina laut. Benar-benar exotic sekali. KIta bermain dan berfoto ria mengabadikan moment indah tersebut dengan kenampakan alam yang memukau. Saking senangnya kita jadi lupa waktu, jam sudah menunjukkan 16.30 sore. Padahal untuk menuju kota Yogyakarta perlu waktu 2-3 jam. Akhirnya kita memutuskan untuk bergegas pulang karena takut terlalu malam sampai rumah.
Ketika perjalanan pulang kita mulai ragu dan binggung arah jalan pulang. Ragu dalam menentukan arah pulang karena kita semua sama-sama gag tahu dan lupa jalan yang kita lalui ketika berangkat. Apalagi itu pertama kalinya aku pergi ke daerah tersebut. Akhirnya kita hanya berpedoman pada penunjuk arah panglat berwarna hijau untuk pulang. Hujan deras menemani perjalanan kita. Perjalanan pulang inilah yang paling mendebarkan bayangkan saja 3 perempuan menggunakan motor pulang tanpa tau jalan dengan medan jalan yang bisa dibilang ekstrim. Tetapi aku terus berdoa supaya kita semua selamat sampai rumah.
Jalanan kanan-kiri tidak ada penerangan, hanya lampu kendaraan saja yang menyinari jalanan. Hujan tambah deras tapi kita tidak berhenti melajukan kendaraan untuk sampai rumah. Di dalam setengah perjalanan, kita berhenti sejenak karena tiba-tiba terjadi kecelakaan bus dengan mobil. Kita harus sabar menunggu melewati jalan tersebut karena harus satu-satu melewati jalan tersebut. Lagi-lagi jalanan makin ekstrim ditambah panglat sana sini bertuliskan daerha rawan kecelakaan. Sam[pai di daerha patuk atau kalo orang sebut bukit bintang. Kit a mencoba melambatkan laju ketika sampai di dekat jembatan dan kita lihat Jogjakarta dari situ. Kelap kelip lampu dan suasana bagus banget. Meskipun tantangan yang aku hadapi untuk, At least aku bisa melihat kenampakan alam yang begitu mempesona. Nekad yang berujung pengalaman yang tak terlupakan 

 ini dia pantai depok, walaupun pasir bukan putih. tapi harus tetep "ceria"

tetap eksislah walaupun matahari sangat panas...hahhahhahha:)

 main air di pantai pasir putih memang tujuannya, hahhahhahah



 Cari kerang apa cari uang di dalam pasir nih, hahhahha:)



main pasir yuk yuk yuk, alias tiduran di atas pasir putih



sandal 3 pengelana yang nekat, hahhahha


hahhahah, 3 sahabat unyu2

Selasa, 10 April 2012

Maen Yukkkkk (Target Objek Part I)

Entah gag tau binggug mau cari objek foto dimana lagi, sempat mencari-cari "CANDI IJO" katanya sih denger-denger, candinya kayak bukit doraemon (gag mudenk). Maksudnya bukit doraemon itu gmana. PENCERAHAN: Kata temen-temen yang udah pernah kesana candi ijo itu ada bukit gitu yang darisana bisa liat jogja dari situ. Tapi beresiko jatuh di dalam perjalanan, karena jalannya setapak gag jelas gitu, alhasil saya memilih untuk cari objek yang sama-sama candi yaitu "CANDI SAMBISARI", nih hasil jeprat-jepret gag jelas. (Namanya jua amatiran).





Perjalanan ini benar-benar mengasyikan, walaupun di bawah sinar matahari yang puannnass ala jojakarta. Tapi it's okelah dapet view awan yang bagus kayak gini.